Social Icons

Pages

Labels

Thursday, April 27, 2017

Memaknai Keadilan di Ibu Kota

(Catatan Pasca PILKADA DKI 2017)
Oleh: _Andi Subhan Husain_*

Adil itu adalah implementasi hukum secara menyeluruh yang bersifat umum dan abstrak. Adil itu diperuntukkan kepada siapa saja tanpa memandang SARA dan tanpa memandang kasusnya besar atau kecil. Berbicara tentang adil berarti berbicara tentang rasa di dalam hati. Adil itu berarti  memberikan kepada siapapun sesuai dengan apa yang menjadi haknya. Adapun keadilan cakupannya lebih komprehensif karena menuntut perwujudan kesetaraan (equality) dan menjaga kondusifitas situasi dan kondisi. Dalam implementasi hukum, wajib untuk mempertimbangkan keadaan atau kondisi seseorang. Apa alasan sehingga orang tersebut tidak menjalankan kewajibannya atau motif orang tersebut melakukan suatu pelanggaran. 

Friday, April 21, 2017

R.A. Kartini Versus Aisyah We Tenriollle

Oleh: Ilham Kadir. Dosen STKIP Muhammadiyah Enrekang; Peneliti MIUMI.



Ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar, saya pernah mengajukan pertanyaan kepada guru sejarah tentang kedudukan Kartini sebagai pahlawan nasional. Sang guru menerangkan dengan sempurna bahwa R.A. Kartini adalah pelopor pejuang emansipasi wanita, seandainya beliau tidak memperjuangkan wanita supaya memiliki hak yang sama dengan kaum pria dalam berbagai hal, niscaya wanita Indonesia tidak akan bisa maju dan bersaing.

Sunday, April 16, 2017

Di Sini Masalahnya!

Dari Abu Said, yaitu Sa'ad bin Sinan al-Khudri رضي الله عنه  bahwasanya Nabiullah صلی الله عليه وسلم  bersabda:
"Ada seorang lelaki dari golongan umat yang sebelummu telah membunuh Sembilan puluh sembilan manusia, kemudian ia menanyakan tentang orang yang teralim dari penduduk bumi, ialu ia ditunjukkan pada seorang pendeta. lapun mendatanginya dan selanjutnya berkata bahwa sesungguhnya ia telah membunuh sembilanpuluh sembilan manusia, apakah masih diterima untuk bertaubat. Pendeta itu menjawab: "Tidak dapat." Kemudian pendeta itu dibunuhnya sekali dan dengan demikian ia telah menyempurnakan jumlah seratus dengan ditambah seorang lagi itu. Lalu ia bertanya lagi tentang orang yang teralim dari penduduk bumi, kemudian ditunjukkan pada seorang yang alim, selanjutnya ia mengatakan bahwa sesungguhnya ia telah membunuh seratus manusia, apakah masi'h diterima taubatnya. Orang alim itu menjawab: "Ya, masih dapat. Siapa yang dapat menghalang-halangi antara dirinya dengan taubat itu. Pergilah engkau ke tanah begini-begini, sebab di situ ada beberapa kelompok manusia yang sama menyembah Allah Ta'ala, maka menyembahlah engkau kepada Allah itu bersama-sama dengan mereka dan janganlah engkau kembali ke tanahmu sendiri, sebab tanahmu adalah negeri yang buruk." Orang itu terus pergi sehingga di waktu ia telah sampai separuh perjalanan, tiba-tiba ia didatangi oleh kematian.

Wednesday, August 17, 2016

Jual Buku


Hargai uang anda dengan membeli buku yang bermanfaat untuk diri dan keluarga.

Kunci utama masuk surga adalah Aqidah yang benar!

Info Pemesanan:
WA : 085340020369
FB : Muhammad Asdar (Abu Khadijah)

Wednesday, September 23, 2015

Harapan untuk Bone


Waktu yang panjang telah berlalu. Dari masa ke masa, Allah selalu menyiapkan mujaddid untuk agama ini.
Bagi saya, mujaddid itu tidak hanya dalam skala besar yang dikenal oleh semua ummat semisal Imam Syafi’I, Ibnu Taimiyah, Muhammad bi Abdul Wahab, Syaikh bin Baz, Syaikh Utsaimin dan Syaikh Muhammad Nasiruddin Al Albani –rahimahumullah-, tetapi juga dalam skala kecil yaitu kabupaten atau lebih kecil darinya.
Saudara-saudariku,
Mujaddid itu, sang pembaharu, boleh jadi adalah kita. Yah, boleh jadi kitalah yang Allah subhanahu wa ta’ala utus sebagai mujaddid untuk ummat ini. Mungkin tidak dalam skala besar sehingga kita setenar Umar bin Abdul Aziz –rahimahullah- yang dengan kepemimpinan beliau, Negara Islam hidup damai, akan tetapi dalam skala kecil, untuk daerah kita, bone.
Harapan untuk Bone…

DARI MANA DATANGNYA REZKI?

Bismillah.
Ba’da tahmid wa salawat.
Tulisan ini bukan tentang nama seseorang, yang sering menimbulkan kontroversi ketika ia disebutkan dalam absen-absen kelas. Sebagaimana jika seorang temanmu bernama Anugrah namun ternyata ia adalah seorang laki-laki. Bukan juga membahas tentang bagaimana penyebutan kata ini, apakah e “apel” atau e “pepet”. Namun tulisan ini berisi sedikit pengalaman dari penulis. Baik sebagai pelaku atau sebagai seorang observer. Kali ini kita akan membahas tentang rezki.
Dari mana datangnya reski.
Dan semoga bermanfaat untuk readers.